1. Apa itu Omzet?
Omzet adalah seluruh nilai penjualan pada bulan yang dipilih. Omzet belum berarti laba karena masih ada modal barang dan biaya usaha.
Pantau stok, pembelian, penjualan, kas, pelanggan, supplier, hingga laporan dalam satu aplikasi.
Gunakan akun Anda untuk membuka dashboard.
KAISAR CUPANG / DASHBOARD
Proses untuk merangkum hasil usaha selama satu bulan, mengetahui laba atau kerugian, melihat kas dan persediaan, lalu menyimpan hasilnya agar laporan bulan tersebut tidak berubah.
Omzet adalah seluruh nilai penjualan pada bulan yang dipilih. Omzet belum berarti laba karena masih ada modal barang dan biaya usaha.
HPP adalah Harga Pokok Penjualan, yaitu modal ikan dan barang yang benar-benar ikut terjual.
Laba kotor adalah selisih omzet dengan HPP barang yang terjual.
Biaya untuk menjalankan usaha, misalnya listrik, air, transportasi, packing, gaji, sewa, atau kebutuhan harian lainnya.
Nilai modal ikan yang mati, rusak, hilang, atau tidak dapat dijual. Nilai ini mengurangi hasil usaha bulan tersebut.
Surplus bersih adalah hasil akhir setelah laba kotor dikurangi biaya operasional dan kerugian ikan.
Karena stok yang belum terjual masih menjadi persediaan. Modal barang baru menjadi HPP ketika barang tersebut benar-benar terjual.
Total modal ikan dan barang yang masih tersisa di stok pada akhir bulan.
Total uang yang tersedia pada seluruh kas, rekening bank, dan e-wallet setelah transaksi bulan tersebut.
Persentase surplus bersih dibanding omzet. Semakin tinggi margin, semakin besar bagian omzet yang menjadi hasil bersih.
Rekomendasi awal aplikasi adalah 50% ditahan untuk usaha, 30% untuk pemilik, dan 20% untuk cadangan atau pengembangan. Nilainya boleh diubah selama total pembagian tidak melebihi surplus bersih.
Saldo kas tidak sama dengan laba. Kas bisa besar karena modal awal, utang, atau pembelian yang belum terjual. Laba dihitung dari omzet, HPP, biaya, dan kerugian.
Tindakan ini tidak dapat dibatalkan.